MEETING VIRTUAL ANTARA…

MEETING VIRTUAL ANTARA ITDA DENGAN USTH VIETNAM


Kebutuhan akan adanya sebuah jejaring kerja sama pendidikan dengan institusi atau perguruan tinggi dari luar negeri sangatlah penting. Hal tersebut sebagai bentuk konsistensi Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA) untuk mencetak para lulusannya agar mampu bersaing di Asia Tenggara. Virtual meeting antara ITDA dengan USTH ini dilaksanakan pada Rabu (21/7) yang dibuka oleh Maria Asumpta Denny K., S.Pd selaku Kepala Biro Kerjasama dan Alumni. Dari pihak ITDA dihadiri oleh Rektor ITDA, Marsda TNI (Purn) Dr. Ir. Drs. T. Ken Darmastono, M.Sc., Wakil Rektor I Dedet Hermawan, S.T.,M.T., Wakil Rektor II Kolonel (Purn) Drs. Suyoko, M.Si., Wakil Rektor III Marsma TNI (Purn) Drs. Mardoto, M.T., Dekan Fakultas Teknologi Kedirgantaraan Gunawan, S.T.,M.T., Dekan Fakultas Teknologi Industri Hero Wintolo, S.Kom.,M.Kom., Kepala Prodi Teknik Dirgantara Sri Mulyani, S.T., M.Eng., dan Dosen Teknik Dirgantara M. Ridlo E Nasution, S.T.,M.T.,Ph.D., Dr. Prasetyo Edy dan Rully Medianto, S.T.,M.T,. Sementara dari USTH Vietnam dihadiri oleh Deputy Director of Aeronautics Department  Assoc. Prof. Ngo Quang Minh, Deputy Director of Energy Department Dr. Hoang Trung Kien Lecturer of Aeronautics Department Dr. Nguyen Van Tang, Lecturer of Energy Department Dr. Duong Viet Anh, Head of International Cooperation Office Ms. Do Thi Thuy Trang.

Dalam sambutannya Rektor ITDA menyampaikan bahwa dikarenakan situasi pandemi Covid-19, saat ini belum bisa saling mengunjungi satu sama lain dan hanya melalui virtual meeting. Disampaikan pula bahwa saat ini Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) telah berubah menjadi ITDA sehingga perlu dilakukan perubahan MoU. Dengan adanya perubahan ini,  maka perlu memperbaiki Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai instansi baik dalam maupun luar negeri termasuk dengan University of Science & Technology of Hanoi (USTH) Vietnam. Harapannya pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan dapat segera saling mengunjungi satu sama lain dengan kondisi normal, banyak hal yang akan dilakukan seperti misalnya pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama dan sebagainya. Dalam kesempatan ini Rektor ITDA juga turut berbahagia karena dalam virtual meeting ini bergabung juga dosen Departemen Energi USTH, hal tersebut juga dapat menjadi peluang yang bisa dikerjasamakan antara ITDA dan USTH, karena saat ini ITDA belum memiliki Departemen Energi. Saat ini ITDA juga telah mengirimkan salah satu calon dosennya untuk menempuh pendidikan program Magister di Departement of Aeronautics and Astronautics  di National Cheng Kung University di Tainan, Taiwan.

Dalam sambutannya Head of International Cooperation Office  Ms. Do Thi Thuy Trang menyampaikan bahwa dalam virtual meeting kali ini Rektor USTH berhalangan hadir dan hanya dihadiri oleh Kepala Departemen dan dosen. Pihak USTH juga turut mengucapkan selamat atas perubahan STTA menjadi ITDA, disampaikan pula dalam paparannya mengenai visi dan misi, sejarah dan perkembangan USTH sejak tahun 2009 hingga saat ini. USTH juga didukung konsorsium yang bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Perancis. Saat ini USTH terdiri dari 8 Departemen Akademik, 16 Program Sarjana, 6 Program Magister, dan 6 Program Doktor. USTH juga menerima program magang dari beberapa negara, namun saat ini belum ada yang berasal dari Indonesia, harapannya dengan pembaharuan MoU antara ITDA dan USTH nantinya dapat bekerjasama  dalam hal program magang dengan ITDA. Saat ini USTH merupakan Perguruan Tinggi berbasis Teknologi Peringkat Ketiga di Vietnam.

Acara virtual meeting ini dilanjutkan dengan diskusi mengenai berbagai kemungkinan dan peluang yang bisa dikerjasamakan antara ITDA dan USTH seperti misalnya : program magang, kemungkinan kegiatan untuk berkolaborasi pertukaran dosen/mahasiswa pelaksanaan webinar antara ITDA dan USTH, setelah pandemi covid-19 apakah mahasiswa USTH dapat berkunjung ke ITDA atau sebaliknya (students visitasi), penelitian bersama (dosen), kemungkinan menjadi reviewer di jurnal (dosen ITDA menjadi reviewer di jurnal USTH atau sebaliknya). Pada pertemuan virtual meeting ITDA dengan USTH ini banyak kemungkinan yang bisa dijajaki, diskusi lebih lanjut akan digali lebih spesifik dalam pertemuan berikutnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan hasil meeting tersebut dan ditutup dengan foto virtual bersama. Diharapkan dengan kerjasama dengan USTH ini bisa meningkatkan kualitas dari tenaga pengajar dan mahasiswa ITDA untuk menghadapi tantangan era globalisasi dan kemajuan teknologi dirgantara yang semakin berkembang pesat.