REKTOR ITDA BERIKAN…

REKTOR ITDA BERIKAN CERAMAH CYBER WARFARE KEPADA PASIS SEKOAU ANGKATAN 59 TP 2022


Rektor Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA), Kolonel Lek Dr. Ir. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., ACPE, yang juga menjabat sebagai Sahli Tekinfo Koopsudnas berikan ceramah tentang Cyber Warfare kepada Perwira Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan 59 TP 2022, pada hari Jumat (5/08), bertempat di Ruang Kelas Widya Mandala I, Lembang, Bandung. Kegiatan mengajar tersebut diikuti oleh Perwira Siswa (Pasis) Seskoau yang terdiri dari Perwira TNI AU, Perwira TNI AD, Perwira TNI AL, Perwira Polri, dan Perwira Mancanegara diantaranya dari Amerika Serikat dan Singapura.

Dalam kesempatan ini, materi yang diberikan adalah tentang Definisi Cyber Warfare, Perang Cyber dan Penghancuran Dashyat, Senjata Cyber Strategis, dan Teknolologi Cyber Warfare. Cyber Warfare sendiri dapat didefinisikan sebagai tindakan aktor  baik negara, non-negara, atau yang disponsori oleh negara untuk menembus komputer atau jaringan negara lain untuk tujuan menyebabkan kerusakan atau gangguan. Melalui cyber attack, sebuah negara dapat menciptakan dampak kerusakan yang meluas di negara lawannya, seperti melumpuhkan sistem kontrol dan kendali peralatan militer maupun sistem infrastruktur kritis lainnya. Lebih lagi trend terkini cyberattack dilakukan melalui hardware sistem berbasis komputer.

Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keamanan berupa Keamanan Komando dan Kendali, Cybersecurity, Keamanan Informasi, Keamanan Jaringan, Operation Security, Keamanan Personel dan tentu saja Keamanan Sistem Persenjataan. Pengembangan senjata cyber, potensi teknologi dan artificial intelligence dalam perkembangan senjata otonom diperlukan sebagai bentuk pertahanan militer modern yang disiapkan untuk mengantisipasi pertempuran di ranah siber dan konflik asimetris di masa depan terutama dalam paradigma Network-Centric Warfare (NCW).